• 21

    Apr

    Balada TwitFreak

    Timeline Dia yang Bahas BTTF Iya, si @jojosuherman
  • 16

    Apr

    Kenangan SMA dulu? Ehm...

    “Detik. Satuan waktu yang tak terasa prosesnya, tapi terasa kenangan yang ditinggalkannya.” Kalimat ini langsung muncul tadi maghrib waktu aku dan Silvi lagi sharing uneg-uneg UN jaman kita SMA tahun kemarin. Kita cuma cerita seru-seruan, apa aja yang terjadi dan kita lakuin selama pra dan pasca UN yang berlangsung selama 4 hari. Dan pembicaraan kita berlanjut ke temen-temen sekolah kita yang udah kerja, punya keluarga kecil, dan ada beberapa diantaranya yang nggak ngapa-ngapain. Saking antusiasnya kita cerita, ini membuatku sadar bahwa sebenarnya apa yang kita lakukan dulu masih terkenang dan tertata rapi dalam benak. Jaman sekolah dulu memang momen-momen yang sangat menyenangkan. Aktivitas rutin yang dilakukan semasa sekolah itulah yang sangat mengena kalo ditanya apa yang me
  • 1

    Apr

    Hari yang Sayu...

    Pembicaraan bermula saat aku makan nasi kotak berisi nasi rames, lalu tiba-tiba memori saat aku masih sekolah kemarin. Dengan masih dalam posisi makan, aku mengingat semuanya yang aku lakukan semasa itu. Yang paling kentara adalah sepiring kecil nasi kuning yang bisa terbeli hanya dengan 300 perak dari sakuku waktu itu. “Bu, sakuku dulu waktu sekolah berapa, ya?” Ibu yang tadi lewat dengan menenteng pakaian menjawab, “Lupa, nduk. Sekitar 6000-an mungkin (4000 untuk transport). Pas kapan?” “Padahal jaman SD dulu cuma 500 perak, sudah bisa buat sarapan di sekolah.” jawabku dengan tertawa. “Ya, sudah berbeda jaman sekarang dan dulu. Sekolah butuh biaya yang tidak sedikit. Makanya belajar yang rajin biar uangnya tidak terbuang sia-sia.” Mendenga
  • 19

    Mar

    Di Ambang Batas

    Di setiap kesulitan yang aku dapat, aku selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah memberikan ujian yang melampaui kemampuan si manusia. Aku percaya dan yakin akan hal itu. Memang bodoh jika aku menganggap ini sebuah beban, beban yang sebelumnya telah aku pilih sendiri saat itu dan menjadi jalan hidup yang aku terima. Karena dengan beban ini lah yang membuat manusia menjadi lebih kuat dan tegar dengan kesulitan yang terus muncul. Oke. Dari kemarin aku sudah banyak mengeluh dengan aktivitas yang aku jalani akhir-akir ini, bahkan bisa dikatakan sudah sampai titik jenuh tertinggi. Aku tahu, hingga saat ini sudah hampir 8 bulan dan ku rasa aku mampu bertahan seperti yang telah aku lakukan selama ini. Tapi, sekarang berbeda. Ini terasa begitu berat. Tuhan, apa yang harus aku lakukan…
  • 19

    Mar

    Beberapa Hal Tentang Saya

    01. Suka bau tanah kena air hujan. 02. Main internet malem-malem. 03. Lebih suka film daripada si-ne-tron!. 04. Suka berfantasi ria. 05. Suka ngesot di lantai kalau lagi capek. 06. Betah begadang sampai pagi, betah juga tidur berjam-jam. 07. Lebih suka menyepi dari keramaian. 08. Berkepribadian ganda. (atau lebih?) 09. Lebih suka temen yang tidak takut kecoa, cicak, cacing, atau semacamnya. 10. Tidak suka bau parfum, apalagi yang menyengat. 11. Tidak suka ruangan ber-AC. 12. Tidak suka berdebat. 13. Tidak mengerti waktunya mengantuk. 14. Lebih banyak mendengar daripada mengoceh. 15. Pusing memikirkan jati diri. (Tsaaah) 16. Sering de javu. 17. Suka buat mulut jadi manyun dan ngembangin hidung tidak jelas. 18. Suka tertawa tanpa sebab. 19. Kesal sama orang yang banyak bicara. 20. Mulut, hat

Author

Follow Me

Search

Recent Post